TIPS

Cara Mendapatkan Teman saat Kuliah: Panduan Lengkap

Apakah masih ingat teman pertama Sobat?

Membangun pertemanan saat Kuliah

Orang pertama yang saya ingat secara sadar memanggil saya “teman” (dan kemudian, “sahabat”) adalah seseorang yang saya temui di taman kanak-kanak. Saya saat itu berusia lima tahun. Kami memiliki minat yang sama, dan kepribadian yang saling melengkapi.

Seiring berjalannya waktu, persahabatan saya terus begulir. Saya membuat lingkaran teman baru di sepanjang jalan, memperdalam hubungan saya dengan teman-teman yang sudah ada, dan kehilangan kontak dengan orang lain. Ketika Sobat melihatnya dengan sudut pSobatng seperti ini, sepertinya persahabatan adalah sesuatu yang “terjadi.” Tampaknya Sobat tidak dapat mengendalikannya, dan mungkin lebih baik tidak melakukannya. Lagi pula, Sobat tidak bisa memaksakan persahabatan.

Namun, apa yang saya sadari dalam beberapa tahun terakhir adalah bahwa meskipun Sobat tidak dapat memaksa atau membangun persahabatan, Sobat dapat mencari dan mengembangkannya. Itu tidak sepenuhnya di luar kendali Sobat.

Salah satu hal terbaik tentang dunia perkuliahan ialah semua peluang yang diberikannya kepada Sobat untuk memulai dari awal. Hal ini terutama terjadi pada lingkaran pertemanan. Sobat berada di tempat baru yang dikelilingi oleh ribuan orang yang belum pernah Sobat temui sebelumnya. Semua orang ini adalah teman potensial. Sobat hanya perlu mencari mereka.

Yang bisa, luar biasa.

Untuk itulah saya menyusun artikel ini. Saya ingin membantu Sobat mengubah perasaan canggung menjadi perasaan excited dan bahagia. Kebahagiaan pada banyaknya peluang yang Sobat miliki untuk mendapatkan teman baru saat kuliah. Baik itu semester pertama atau semester akhir Sobat, artikel ini akan menunjukkan kepada Sobat cara mendapatkan teman baru dan memperdalam pertemanan yang ada di perguruan tinggi dan seterusnya.

Mari berteman!

Di mana Sobat menemukan teman pertama Sobat? Bagi kebanyakan orang, jawabannya mungkin salah satu dari dua kategori berikut:

  1. Sekolah
  2. Lingkungan

Apa kesamaan dua hal ini? Ya, Ini adalah tempat Sobat menghabiskan sebagian besar waktu. Jadi alasan Sobat memiliki teman cukup sederhana karena Sobat menghabiskan banyak waktu berulang kali untuk berinteraksi dengan mereka.

Sekarang, ada beberapa hal penting. Saya tidak mengatakan bahwa lingkungan menentukan segalanya. Kepentingan dan kepribadian juga memainkan peran yang sangat penting. Sobat jelas lebih tertarik pada beberapa orang daripada yang lain. Mungkin Sobat mengagumi betapa ramahnya orang lain, sementara mereka tertarik pada ketenangan Sobat. Mungkin Sobat berdua suka bertukar ID game, atau keduanya lebih suka istirahat daripada bercerita.

Ini berlanjut di kemudian hari juga. Teman-teman terbaik saya dari sekolah menengah adalah orang-orang yang saya kenal dari tempat-tempat berikut:

  • Marching band
  • Teater
  • Kelas Favorit

Seringkali dua di atas, atau dalam beberapa kasus ketiganya (!)

Sekali lagi, faktor kuncinya adalah menghabiskan banyak waktu bersama untuk melakukan aktivitas bersama, aktivitas yang setidaknya mencerminkan minat atau nilai bersama. Orang-orang bergabung dengan marching band karena berbagai alasan, misalnya, tetapi kebanyakan dari mereka pasti memiliki setidaknya beberapa alasan yang sama.

Hal ini mengajarkan kami banyak hal tentang cara menjalin pertemanan secara aktif, dan karnanya akan kami bahas selanjutnya.

Cara Berteman dengan Niat

Jika Sobat pergi mencari teman, Sobat akan menemukan bahwa mereka sangat langka. Jika Sobat pergi keluar untuk menjadi teman, Sobat akan menemukan mereka di mana-mana. – Zig Ziglar

Sekarang setelah kita membahas mengapa kita memiliki teman, mari kita keluar dan mencari beberapa.

Sobat memiliki kendali atas siapa teman Sobat. Maka, masuk akal untuk berhati-hati dalam memilih teman. Mencari teman secara aktif berarti Sobat lebih mungkin mendapatkan orang-orang di sekitar Sobat yang memberi energi, membuat Sobat tertawa, dan mendukung Sobat selama masa-masa sulit.

Di mana menemukan teman?

Kepikiran dimana harus mencari teman? tenang Sobat. Berikut kami sajikan sembilan tempat yang akan memudahkan sobat mencari teman di perguruan tinggi.

1. Acara Kampus

Acara kampus adalah tempat yang tepat untuk bertemu orang-orang. Kamu bisa mendatangi tempat pameran loka karya, ikut seminar yang diadakan kampus, konser musik yang diadakan prodi, dan lain sebagainya.

2. Organisasi Kampus
Organisasi kampus juga menjadi tempat terbaik untuk berteman. Entah itu klub olahraga, tujuan sosial, aktivitas rekreasi, pengejaran musik, atau kewirausahaan, dan banyak lagi.

Peringatan: Pilih organisasi kampus Sobat dengan hati-hati. Tidak apa-apa untuk mencoba banyak organisasi yang berbeda di awal semester, tetapi lebih baik dalam jangka panjang untuk kehidupan sosial Sobat dan tingkat stres Sobat untuk berkomitmen pada 2-3 organisasi yang benar-benar Sobat sukai dan pedulikan.

3. Kelas

Seperti halnya organisasi, kelas juga memberikan kesempatan besar untuk membentuk pertemanan. Kelas yang memiliki lab atau proyek kelompok, meskipun menjengkelkan, cenderung bekerja lebih baik karena memberi Sobat lebih banyak waktu untuk berbicara daripada kelas yang hanya memberikan kuliah langsung.

4. Asrama

Jika Sobat tidak di kelas, maka kemungkinan besar Sobat berada di asrama Sobat. Apalagi jika ini adalah tahun pertama Sobat kuliah.

Serius, asrama itu bagus karena semua interaksi sosial spontan terjadi. Baik itu nongkrong di area umum, mengerjakan pekerjaan rumah, dan kegitan bersama lainnya.

5. Sekitar Kampus
Sebagian Mahasiswa mungkin mengabaikan hal ini, tetapi jika Sobat tetap berpikiran terbuka, Sobat dapat bertemu dengan beberapa orang yang sangat keren dengan cara ini.

Pada dasarnya, ini bisa dimana saja bukan hanya di kelas. Beberapa contoh termasuk:

.:: Gym (jika Sobat berdua berolahraga, maka itu jelas merupakan minat bersama).

.:: Berjalan di sekitar kampus. Ini mungkin pada tingkat pertemanan yang lebih “maju”, karena mengharuskan Sobat untuk memulai percakapan dengan orang asing. Tapi itu cara yang bagus untuk mengatasi rasa malu dan meningkatkan kepercayaan diri Sobat.

7. Online
Yap Sobat bisa mencari teman di grup Jurusan sobat, baik itu di Facebook, Whatsapp, dan media sosial lainnya. Bahkan sobat mungkin bisa akrab meski belum pernah ketemu.

8. Magang dan Asisten Penelitian
Tak sekedar mendapatkan pengalaman, dengan magang sobat bisa berada di lingkaran orang-orang baru, bertemu orang jenius lainnya, dan menjalin pertemanan dengan mereka.

9. Pekerjaan Kampus
Sama seperti Magang, dengan terlibat di pekerjaan kampus, Sobat juga dapat mendapat teman juga uang saku bulanan.

Bagaimana Beralih dari Kenalan ke Teman

Pada akhirnya ikatan semua persahabatan, baik dalam pernikahan atau persahabatan, adalah percakapan. – Oscar Wilde

Ketika Sobat sudah pergi ke beberapa tempat di atas, dan Sobat sudah bertemu dengan beberapa orang. Idealnya, Sobat tahu tempat di mana Sobat dapat bertemu dengan beberapa orang yang sama berulang-ulang untuk membangun hubungan baik. Mungkin Sobat bahkan pernah bertukar nomor telepon atau saling add di Facebook.

Sekarang setelah memiliki “ikatan lemah” ini, bagaimana Sobat membawa hubungan itu ke tingkat yang lebih dalam? Bagaimana Sobat beralih dari kenalan ke teman?

Jawabannya, ternyata sederhana. Kalian bisa nongkrong bersama.

Nongkrong dalam kelompok sangat menyenangkan, percayalah. Dengan nongkrong Sobat beralih dari kenalan ke teman dan menghabiskan waktu berkualitas berbicara dan/atau melakukan aktivitas bersama.

Atau kalian bisa melakukan aktivitas yang Sobat berdua sukai, idealnya yang tidak terlalu intens. Artinya, berjalan-jalan di taman lokal atau mabar game online.

Tip: Pilih aktivitas di mana Sobat benar-benar dapat terbuka satu sama lain.

Setelah membaca artikel ini, kami harap sobat tidak lagi kesulitan membangun pertemanan selama kuliah. Semangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button